Inilah
langkah langkahnya seperti berikut :
1. Langka pertama kita akan klik references.
2. Lalu kita klik insert Footnote.
3. Setelah itu akan muncul seperti gambar berikut :
4. Di situ kita tulis seperti di contoh berikut :
BAB II
PEMBAHASAN
Pengeritian Uang
Setiap orang di antara kita tahu, seperti apakah uang itu, serta
dengan mudah dapat menunjuk di antaranya seribu jenis benda, yang manahkah uang
andan manah pula yang bukan. Tetapi tidak semua orang di antara kita tahu,
apakah uang itu. Uang sebenarnyalah merupakan sesuatu yang unik, bahkan
terlampau unik. Ia bukan barang dan bukan jasa, sekalipun dengan kebutuhan
manusia akan barang dan jasa bisa dipenuhi. [1]
Berdasarkan kepada cirri-ciri kegiatan
perdagangan yang dijalankan dalam berbagai masyarakat (di masa lalu dan pada
masa kini), perekonomian dapat di bedakan kepada: “ perekonomian barter “ dan “perekonomian uang”. Yang di artikan
dengan “perekonomian barter” adalah
suatu sistem kegiatan ekonomi masyarakat di mana kegiatan produksi dan
perdagangan masih sangat sederhana, kegiatan tukar-menukar masih terbatas, dan
pertukaran barang dengan barang tatau berter.
Yang di artikan dengan “perekonomian
uang” adalah perekonomian yang sudah menggunakan uang sebagai alat
pertukaran dalam kegiatan perdagangan.
Zaman Uang
Adalah sekumpulan bangsa-bangsa purba yang mendiami lembah sungai
furat (Euphrat) dan suang tigris. Mereka mendirikan Negara-negara besar yang
nama-namanya bergemar hingga kini : Babyloni,Persia,Assyria,Lydia,Phyrgia, dan
Lonia. Keenam Negara besar ini telah mengisi lembaran-lembaran ejarah Dunia
dengan pengisian yang mantap. Namun, perhatian kitaakan lebih bertumpu pada
Negara yang tersebut keempat :Lydia
Raja Asshurbanipal dari Assyria menyebut Negara ini dengan nama
luddi (660 sebelum masehi).[2] Dan Raja Lydia yang
pertama kali mengadakan hubungan degang dengannya adalah Raja Gyges. Tetapi
alangkah terkejutnya Asshubanipal ketika diketahuinya bahwa Gyges
[1]
Rosydi,Suherman,”pendekatan kepada ekonomi mikro dan makro”,Pengantar Teori
Ekonomi (Jakarta :PT Raja Gravindo Persada,2000.
[2]
Leonard Cottrell,Tbe anvil of
civilization,Long Buried Secret of Antiquity,hlm.201.





0 komentar:
Posting Komentar